2012-11-14

4 Kebodohan Saat Jatuh Cinta

Jatuh  cinta memang membuat perasaan seseorang berbunga-bunga. Namun, terlalu  cepat jatuh cinta juga sering membuat seseorang melakukan hal-hal yang  bodoh. Agar tidak melakukan hal-hal bodoh tersebut, mulailah untuk  melakukan beberapa perubahan yang sederhana. Bila Anda memiliki tujuan  yang positif dan berhenti melakukan hal-hal yang negatif, kehidupan  percintaan Anda akan menguntungkan.
Berikut  ini empat kebodohan yang harus segera dihentikan plus saran bagaimana  melakukannya sehingga Anda bisa menemukan romantisme yang diinginkan.

Kebodohan 1 :
Percaya  pada cinta yang menggebu-gebu pada pandangan pertama. Rasa tertarik  yang begitu kuat pada pertemuan pertama memang menyenangkan, tetapi  cinta berkembang sesuai dengan berjalannya waktu, dan bukan melalui  pandangan sekilas atau 1-2 kali makan malam. Bila pada pertemuan pertama  Anda sudah memiliki sedikit perasaan tertarik, tidak ada salahnya  melakukan pertemuan berikutnya.
Ingat,  Anda tidak dapat menilai seseorang bila baru pertama kali bertemu dan  berkenalan karena biasanya seseorang masih canggung pada kencan pertama.  Cinta pada pandangan pertama hanya ada di dalam mitos. Oleh sebab itu,  penting untuk mengenal dan memberikan kesempatan kepada beberapa orang.  Bersikap terbuka dapat merupakan langkah penting untuk menemukan  pasangan yang tepat.

Kebodohan 2 :
Jatuh  cinta pada seseorang yang sudah terikat. Tidak dapat disalahkan bila  Anda jatuh cinta dengan seseorang yang simpatik, punya daya tarik kuat,  pintar berbicara, dan kharismatik. Tapi percayalah. Anda akan menderita  bila berkencan dengan seseorang yang tidak seratus persen terikat dengan  diri Anda dan tidak pernah ada pada saat Anda membutuhkannya.
Tidak  peduli bila Anda mengatakan bahwa Anda tidak memerlukan seseorang yang  harus seratus persen siap untuk Anda. Pada kenyataannya, Anda tetap akan  merasa sedih. Sebaiknya perluas pergaulan, ikut kelompok diskusi, atau  kursus suatu bidang yang diminati. Buka diri untuk berkenalan dengan  orang-orang baru. Anda berhak untuk dicintai, dikasihi, dan dipedulikan.

Kebodohan 3 :
Tidak  mengatakan kepada orang-orang terdekat bahwa Anda memang sedang mencari  seorang kekasih. Bila bosan dan lelah dengan kesendirian Anda, katakan  kepada orang-orang terdekat bahwa Anda ingin memiliki seseorang yang  lebih dari sekadar teman. Tidak perlu malu.
Bila  Anda tertutup, belum tentu orang-orang terdekat mengerti keinginan  Anda. Bisa saja mereka berpikir, Anda memang menikmati kesendirian Anda.  Dengan mengatakan keinginan kepada orang-orang terdekat, tanpa  disadari, Anda akan sibuk menerima undangan dari orang-orang terdekat  untuk menghadiri acara makan malam ataupun untuk menghadiri acara-acara  kegiatan sosial.

Kebodohan 4 :
Mengabaikan  bahaya yang sudah jelas-jelas kelihatan. Pernahkan Anda mengatakan “Dia  hebat walaupun peminum berat,” atau “Dia sangat menarik, kelihatannya  cocok untuk saya, tapi dia playboy.” Bila jatuh cinta memang mudah untuk  mengabaikan masalah-masalah dasar yang dapat mengancam hubungan masa  depan yang serius. Setiap kali berkencan dengannya, Anda selalu  mengabaikan masalah yang ada.
Jika  ada hal-hal prinsip yang Anda rasakan, bicarakan dengannya. Ajukan  pertanyaan-pertanyaan. Pertimbangkan apakah alasan yang diberikannya  dapat Anda terima, masuk akal, dan tidak akan menjadi masalah untuk  hubungan jangka panjang yang serius. Tetapi bila dia tidak tertarik  untuk terikat dengan suatu hubungan jangka panjang yang serius,  tinggalkan dia.

Mungkin  Anda tetap bisa bersahabat, tetapi jangan buang waktu untuk seseorang  seperti dia. Buka hati untuk orang lain, siapa tahu tanpa Anda sadari,  ada teman dari sahabat ataupun teman lama yang ternyata tertarik dan  menyukai Anda. Bila Anda jatuh cinta, utamakan prioritas Anda dan tetap  berpegang pada prinsip yang telah ditentukan agar Anda tidak kecewa.
 
Commonwealth Life Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik Indonesia